Nikah itu Mahal???

Posted: Juli 21, 2011 in CurHat, dear Diary, JuSt sHaRin9, mY oWn sToRy, Tulisanku

Nikah itu Ibadah, Nikah itu sunnah rasul, Nikah itu sehat, Terutama Nikah itu untuk memparoleh ridho and berkah dari Allah SWT dalam proses membentuk keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah dengan keturunan yang sholeh dan sholehah….

Tapi, kenapa sekarang nikah itu jadi dipersulit yah? dipersulit oleh keadaan dan tuntutan ini itu. Biaya gedung yang mahal, pelaminan, catering, photo studio, busana pengantin, dll. Sebenernya sih “dipersulit” atau ngganya tergantung orang-orang yang berkepentingan. klo ngga mau ngerasa dipersulit, ya dibikin mudah aja. tapi mau cari yg mudah, ada aja masalahnya yang pada akhirnya berujung dengan mempersulit diri sendiri. Sampai sini setengah paham setengah ga mudeng juga. Semuanya mungkin karena tradisi, pandangan masyarakat, prestis, gengsi, dll………

padahal no.1 itu adalah niat. Niat yang lurus dalam rangka mendapatkan ridho allah SWT. Bukan niat supaya keren, mewah, hebat, kaya, menawan, dsb…yang intinya berujung pada pandangan dan pemikiran khalayak ramai. TApi ya ga salah juga sih, klo emang mampu mebayar segitu tanpa menyulitkan diri tanpa mengorbankan hak2 anggota keluarga yang lain, syah2 aja. Hanya saja 1 hal, cenderung MUBAZIR… yang menjauhkan diri kita dari Ridha Allah SWT… Apalagi klo keluar duit sampe 100juta hanya untuk nikah sehari,, aku geleng2 kepala ga habis pikir. (100 juta itu pengalaman sepupu2ku, malah mereka lebih dari 100).

Padahal Ridha Allah itu mudah jalannya tapi sulit implementasinya. Sulit karena terkait dengan keikhlasan dan niat tadi yang terkadang terkelabui oleh syaitan. Klo hanya ingin Ridha Allah, akad nikah ijab kabul + resepsi sederhana=cukup, tapi secukup2nya juga butuh duit lebih dari 20 juta rupiah, menurut teman yang nikah 2009 dan sudah dihemat2in dan sesederhana mungkin. weleh…weleh…

Aku cuma mikir duit 100juta buat nikah yang acaranya hany 1 atau 2 hari, lalu adik2ku sekolah mau bayar pake apa??? Jangansampai aku “menzalimi” mereka, mengambil yang harusnya menjadi hak mereka.

Klo mau sederhana, orang pikir …”apa kata orang?” huuh, kenapa ga diganti cara berpikirnya, klo mubbazir bermewah-mewah, “apa kata Allah?” mungkinkah Allah memberikan keberkahannya pada kita di awal proses ibadah ini?

Ya Rabb…. Luruskanlah niat kami
Ya Rabb…. Mudahkanlah urusan kami
Ya Rabb…. Satukanlah hati-hati kami ke dalam tali pernikahan suci yang sedang kami ikhtiarkan..
Ya Rabb…. Jauhkanlah kami dari hal2 yang membbuatMu tidak Ridha…
Amiin Ya Rabbal a’lamiin

*Akuygternyatabarunyadarklomaunikahitubanyaksekaliurusanduniawinya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s