curhatan realita AbDi NegaRa alias PNS :(Feeling Blue):

Posted: Mei 30, 2009 in Abdi Negara, CurHat, dear Diary, JuSt sHaRin9, mY oWn sToRy, PNS, Tulisanku
Tag:, , , , , , , , , ,

udah 1:30 dini hari. tadi ketiduran pas lagi ngerjain soal2 TOEFL (bisa2nya yah…). Hmmmh….., minggu ketiga bulan depan mau coba prediction TOEFL lagi. akankah nambah score ku??? kadang suka pesimis sendiri, kdg bisa yakin klo bisa naik drastis.

Pesimis, gara2 awal bulan ini aku coba ikutan tes TOEFL, padahal dah belajar lebih dari biasa, eh….. malah turun 3 point. huhuhuuuhu……….., tapi memang, setelah aku pikir2 itu karena aku masih pake gaya lama dalam ngerjain soal TOEFL. yup……… pasti bisa!

This friday, i didnt take any exercise again. padahal,……… udah niat from my deepest heart.

But, really happy. coz of today’s training. so, it can improve my skills.

But, something made me cry.

ohh………ABDI NEGARA……..

gajimu yg kecil itulah konsekuensi kenapa kau memilih profesi untuk jadi abdi negara alias PNS. Duit ini itu dengan alasan insentif, seabu2 apapun asal usulnya. fiktif, karena “judul” duit yg dibuat-buat, ya tetaplah fiktif……….. dan bukan hak kau. lalu apa bedanya kau dengan para koruptor yang di dalam penjara itu. bedanya hanyalah koruptor di sana gede2 an, dan kau kecil2 an atas nama insentif, yang sudah turun temurun kebiasaan, hingga dosa kecil itu di anggap biasa. yg sesunguhnya ga wajar menjadi wajar. karena semua serentak berjamaah atas nama insentif. I’m so confused here. But, it’s my principal. I dont wanna take it any more.

That’s why i cried.

Daku yg hina dina ini dah banyak makan n minum dosa, dosa dan dosa. baik itu sengaja atau ga sengaja. Dari yg suka buruk sangka, ria, takabur, ujub, sampe yg gede2 klo daku inget ….huuuh begitu hina diri ini, sampai malu mohon ampun n bertobat pad Nya. Tapi Alloh Maha Baik, Dia tutup semua aib2 ku sampai orang lain masih manaruh hormat dan menghargaiku serta sekali2 memberi pujian padaku. Sungguh, Pujian itu sesungguhnya hanya untuk Alloh SWT, karena sepatutnya makhluk penuh khilaf yg nulis blog ini, ga ada bagus2nya dipuji. Jikalu pujian itu datang artinya Alloh menutup aib2 ku. Coba saja kamu pikir, andai aja semua aib2 mu orang lain tau, jangankan pujian dan hormat, menyapa saja mungkin segan. karena sudah eneg duluan ngeliat muka n tampang kita yg ternyata org lain anggep busuk. Masya alloh, Astaghfirulloh………… Alhamdulillah atas segala karuniaNya, karena syukur beribu2 syukur nasib daku ga sampe parah dan sedramatis itu.

Nah, krn dosa2 yg udah banyak itulah, daku berusaha hindari penyelewengan2 yg keliatannya kecil, tapi klo kebiasaan jadi bukit. Dosa kecil yg klo ditumpuk terus di timbang setara dengan dosa besar. Parahnya lagi, klo rasionalitas sampai hati nurani bener2 sudah buta ga bisa bedain dan ga peka lagi klo itu dosa, karena sudah terbiasa menerima dengan alasan ini itu. melegalkan yg sebenernya ilegal dengan berbagai alasan yg dibuat, apalagi alasan kesejahteraan.

Oalah…ya Alloh, pimpinan yg nerapin cara yg bener aja, disalah2in, di complain sana-sini, eeeh………… giliran di berita ada kasus korupsi, dah kaya komentator dengan penuh sumpah serapah caci maki.

Lalu hai para abdi negara, dimana otak dan hatimu????

apa bedanya kau dan koruptor klo begitu?

Dana taktis, Uang lembur2an, SPPD fiktif, dan seabreg laen.

Manakala, daku pegang prinsip daku yg bersebrangan dengan mereka, huhh.habis2an di “sidang”, layaknya orang bersalah.

Hak daku donk punya prinsip begitu.

Susahnya kerja di lingkungan para Abdi Negara, yang masalahnya seputar duiiiit mulu. ga masalah klo tuh duit berkah, klo ngga???????

pengen banget daku geledah semua embel2 tentang abdi negara alias PNS. geledah via blog ini.

MOhon maaf klo ada kata2 yg kurang berkenan. hanya sekedar coretan hati yang meringis menghadapi realita di bagian kecil dunia.

wallahualam.

Komentar
  1. Ratu Bidadari mengatakan:

    Hmm, bnar…, Kang…!
    Skarng Mah oRang mKir Yang pEnting bSa hDup sJahtEra. G’ peDuLi dPat uAng dAri cArA yG HaLaL aTo yg HaRam.
    KasiAn bAngEt AnAk mA IsTri…. DaRi mSaLah ini_Lah, Lhir pRa gNeRasi peNgHanCur bAngsa & AGAMA.

  2. dina mengatakan:

    sy juga menghadapi problematika yg sama Pak, betapa sulitnya mempertahankan idealisme, sy baru satu tahun di dunia birokrasi ini, dan sampai saat ini belum bisa secara frontal menolak uang2 itu, tapi saya berazam untuk menolaknya, adakah saran untuk uang2 yg terlanjur telah saya terima dan saya salurkan untuk orang lain?dikembalikan ke negara?

  3. nunik mengatakan:

    sama, saya juga feeling blue menghadapi apa yang saya liat di lingkungan sekitar, bener memang. yang diributknan hanyalah uang dan uang, apalagi di bagian saya, saya masih baru dan ditempatkan dibagian tata usaha, MasyaAlloh apa yang ada dalam otak mereka hanyalah bagaimana agar uang itu bisa digunakan oleh mereka, bagaimana mengakalinya agar bisa berpindah tangan tanpa memikirkan untuk mendapatkannya sangatlah susah. Tapi di bidang lain yang memang dana terbatas dan banyak kegiatan malah sering dicurigai banyak rekayasa. padalah pelakunya atau orang yang punya inisiatif ini itu adalah orang yang rajin sholat wajib maupun sunat, rajin menghadiri pengajian, rajin puasa senin kamis. apakah karena sudah terbiasa makan barang seperti itu jadi menutup mata hati mereka dan membuat mereka tidak peka terhadap apa yang seharusnya tidak boleh dilakukan apalagi didekati? Astaghfirullohaladhim.
    saya sangat ingin menolak uang2 ilegal itu tapi masih belum tau caranya, semoga saya tetap istiqomah

  4. heldi mengatakan:

    curhat pns online…. senasib… hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s