pahit+manis=hambar

Posted: Maret 12, 2009 in CurHat, dear Diary, JuSt sHaRin9, mY oWn sToRy
Tag:, , , , , ,

beberapa menit lalu aku mengakhiri chatku dengan siwe. sampai akhir menjelang sebenernya ingin ku cerita padanya tentang aku tentang dia. ingin aku mendapat masukan dan pandangan dari orang lain. berharap setelah itu bisa legaaaa, plooong…., tapi malah khawatir nantinya aku akan menyesal telah menceritakan semuanya. seperti yang sudah2. klo aku sudah curhat, ujung2nya pasti akan nyesel. sedangkan kalimat yg sudah keluar ga bisa ditarik kembali.

lagipula klo aku ceritain ini semua (yg menurutku agak bikin mengernyitkan dahi) sama aja aku buka kembali halaman lalu yg sudah bersusah payah kututup untuk tidak mengingatnya lagi. tapi tetap saja…. tanda tanya besar kedua itu masih terbang dia langit pikiran, stelah tanda tanya pertama terjawab sudah.

harus bagaimana donk? jelas… berusaha melupakan malah akan membuat tersiksa, semakin ingin lupa semakin sulit melepaskan. just let it flow……

Bukankah apa yang kuhadapi dan rasa sekarang adalah bagian dari skenarioNya yg harus kuhadapi dan jalani?

Banyak untung yang bisa kudapat dari pahit manis yang akhirnya hambar ini. semoga diterangi pikiran dan hati agar bisa menangkap hikmah di balik semua ini. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s