Kumpulan Puisi Jadul jaman kuliah

Posted: Januari 21, 2009 in CurHat, JuSt sHaRin9, mY oWn sToRy
Tag:, , ,

Langitku gelap pekat tak berawan tak berbulan dan kau tersenyum

Bumiku rontok tak bergoyang tak bergetar dan kau tersenyum

Ketika langit jatuh ke bumi menimpamu meremasmu melumatmu, kau tersenyum

Tetap tersenyumkah kau detik ini pada ku??

**************************************************************

Halilintar menyambar2 terlihat di pelupuk mata yang gelap kian memikat

Hatiku menggelepar-gelepar dalam kesunyian yang mengikat

Dalam sepi ku berharap. Persahabatan dan persaudaraan yang tetap

Hingga akhir hayat, akankah ku dapat?

Dalam hari ku mengingat. Perpisahan yang selalu saja mendekat.

tapi kuyakini itu rahmat

************************************************************

Aku mungkin telah membeku.

Bila saja semua nyata tak lagi menyambutku, menghampiriku, tersenyum padaku.

Ada pemandangan senja di seberang wajahku, mengemis kasih mencari cinta diantara setumpuk sayang yang tergadai.

Saat mentari tak beranjak, adakah yang menungguku?

Ku tatap langit sebebas2nya penuh harap.

***************************************************************

Di saat ku tatap waktu, beranjak melesat meninggalkan diri yang tak lagi bersemi.

Di saat tanya tak lagi terjawab, akankah ada yang mencari?

Selembut dan seputih kapas, haruskah ternodai?

Di saat keheningan menari-nari, di tengah hujan rumput bergoyang.

Hanya girangan air menemani di tengah helaian yang lunglai

**************************************************************

Dini hari matahari tak muncul. kaupun terdiam dalam selimut tebal tak membiarkan dingin menyelimutimu. kau menunggu matahari, baru kau berani bberanjak dari ranjangmu. aku berlari jauh demi kau mencari matahari. karena ku tak memiliki matahari. Namun kabarmu telah beku di guyur hujan berhari-hari dan kau pun menghilang dengan kereta pelangi setelah kabar telah putus karena jarak meminta. Diamku dalam cerah atau mendungyang membayangi hari dan matahari tertidur di telan bumi. Whenever However Wherever you are, Keep in touch!

*************************************************************

Tiada kata yang bisa kubagi. Tertahan di hati jatuh tersungkur menunduk tak berarti. Terpasung dalam hidup perasaan sendiri. Berharap duri tak melukai tapi mawar yang dicari. Berharap air bukan tangis sedih tapi oase di tengah kering gurun pasir. Kita akhirnya terasa jauuh sekali. Mungkin aku yang tak tau diri. Tak punya hati, akan kasih yang menghampiri. Coklatku tak sekedar hitungan jari. Pahitku biar dirasa sendiri tak pantas dibagi. Uhibbuka fillah ukhti.

Komentar
  1. puisi-poetry mengatakan:

    keren mantep…
    wah besok bakalan kesini lagi…tuch

  2. afey mengatakan:

    hai sering yua… jadul end kelepek2…. lam kenal…

  3. afey mengatakan:

    ssssssssiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiipppppppppppppppppppp

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s