Mengapa aku menolaknya???

Posted: Januari 20, 2009 in Cinta, CurHat, dear Diary, ImPiaN, IsLaMi, mY oWn sToRy
Tag:, , , , , ,

Akhirnya kuputuskan juga keputusan besar tersebut. Sungguh tak kuasa aku. Apakah salah keputusanku tersebut? Mohon maaf mba,,, aku hentikan saja prosesnya. Aku ga siap. Aku juga agak ga sreg dengannya. apalagi setelah tau kriteria yg diharapkannya. sungguh sangat bertolak belakang dengan pribadiku sendiri. Namun sebenarnya, alasannya adalah diriku sendiri. aku belum siap. kekhawatiran, ketakutan…….. apa itu artinya? Maaf dariku untuk dirimu disana. Semoga menemukan belahan jiwa yang jauh lebih sholeh, lebih siap, lebih baik daripada ku. Sungguh, tak bermaksud menyakiti hatimu. tak bermaksud mengecewakan dan mengecilkanmu. Tapi, sungguh ini karena diri yang belum siap menghadapi semuanya. Masya Alloh.

Ya Rabb. Semoga mengampuni segala kesalahanku. Semoga dalam keputusan yang ku ambil, yang mungkin ada alasan yang tidak syar’i, atau dengan kata lain masih penuh dengan pertimbangan duniawi, mohon Rabb…. ampuni hamba. MOhon diberi ketenangan, kelapangan, dientengkan langkahnya, dan semoga aku dan ia masing-masing mendapat ganti yang lebih baik. Amiin.

Padahal sungguh, tak ada alasan yang kuat bagi saya…kenapa menolaknya. karena kenal saja belum, hanya via biodata. padahal cari tau saja dulu. tapi, bagaimana kalau mental dan ilmu belum siap? aku merasa, meski sudah bekerja, tapi aku belum dewasa benar. Mudah khawatir, takut tak beralasan dan panik. Selain itu ada hal2 mendasar yang menambah ketidaksiapanku. Aku belum sunguh2 berikhtiar untu memperbaiki diri. Padahal janji Alloh nyata kan? wanita baik hanya untuk pria yg baik dan sebaliknya. Sedang aku…… akhwat atau akhwat2an??? malah mungkin belum baiiiiiik.

Dari seorg ikhwan pun sebetulnya aku pun tak mau terlalu banyak berharap. Mengharap Ikhwan Yang sholeh….. tapi aku belum sholeh. yah ga mungkin. Siapa aku, meminta2 sesuatu yang aku sendiri ga punya itu. Mengharap berwatak cerdas, aku sendiri mungkin belum begitu cerdas. Mengharap bertampang tampan, padahal aku sendiri, cantikkah? banyak kriteria yg diharapkan, padahal mungkin pihak sebaliknya berharap yg sama padaku, tapi aku pun yah begini adanya, jauh dr kriterianya. OOOhhh…………saat yg kuharapkan berbalik mengharap padaku??

Sungguh jadi pelajaran !!!

Komentar
  1. Indah Parmalia mengatakan:

    wah mbaa..
    semoga Allah merahamati kita sehingga kita bisa menjadi pendamping yang baik untuk suami terbaik kita..

    Aminn..

  2. sukadukakehidupan mengatakan:

    Makasih doanya yah…. maksih juga dah mau mampir n baca. semoga bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s